Sabtu, 17 Juni 2017

Peluang Bisnis NASA

Peluang Bisnis Nasa image 
Bisnis NASA merupakan salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Bisnis ini bergerak dalam bidang distribusi produk pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kesehatan dengan sistem network marketing. Agrokompleks merupakan salah satu bidang andalan yang menurut saya mempunyai prospek paling menjanjikan. Kita tahu, sebagian masyarakat Indonesia hidup dari sektor pertanian. Dan dengan semakin tenarnya produk-produk organik di kalangan masyarakat, secara otomatis membuka peluang kepada distributor NASA untuk berupaya mengenalkan teknologi pertanian organik NASA di kalangan petani.

Kelebihan Bisnis NASA

  • Usaha ini dapat Anda jalankan dengan sistem paruh waktu, sehingga Anda tidak perlu meninggalkan pekerjaan yang sudah Anda tekuni
  • Fleksible, artinya kapan saja dan dimana saja Anda bisa menjalankan bisnis ini
  • Modal kecil, jadi tidak memerlukan modal yang besar sehingga resiko juga kecil
  • Tersedia Support System dan Upline yang akan senantiasa membantu Anda dalam menjalankan bisnis ini
  • Penghasilan tidak terbatas dan dapat diwariskan

Bisnis Modal Kecil

  • Pertama kali Anda menjalankan bisnis NASA, Anda hanya diwajibkan membeli paket distributor yang nilainya tergolong kecil, bahkan sangat kecil untuk memulai sebuah udaha dengan potensi yang luar biasa ini. Untuk Distributor Reguler saja hanya seratus ribuan. Kalau sampai jutaan rupiah, itu hanya sebatas menyediakan stok produk saja.
  • Sebagai Distributor, Anda tidak diharuskan menyediakan tempat khusus seperti toko atau kantor karena Anda bisa memanfaatkan rumah Anda sebagai tempat usaha.
  • Sebagai Distributor, Anda tidak harus menyediakan stok produk dalam jumlah besar. Anda hanya perlu menginformasikan teknologi NASA dan produk organik NASA kepada keluarga, teman, atau siapa saja dan dimana saja. Ketersediaan Stok produk hanya diperlukan kalau Anda sudah merasa perlu. Enak bukan?
  • Tidak memerlukan karyawan maupun manajemen yang rumit. Anda hanya cukup konsentrasi menginformasikan dan memasarkan produk, Stockist yang akan membuat laporan belanja Anda dan NASA Pusat yang akan menghitung omzet total Anda serta berapa bonus yang akan Anda dapatkan tiap bulannya.

Support System, Pengarahan dan Bimbingan

Ketika Anda pertama kali menjalankan bisnis ini, tentunya akan dilanda kebingungan, baik mengenai sistem bisnis atau marketing plan, penguasaan produk, serta bagaimana menjalankan bisnis dengan tepat dan cepat. Nah, untuk itulah NASA membuat support system yang akan membantu Anda dalam menjalankan bisnis ini yang berupa brosur-brosur, buku-buku, VCD dan lain-lain. Selain itu, Saya sendiri sebagai Upline Anda akan senantiasa berusaha membantu Anda dengan segenap pengetahuan saya yang juga saya dapatkan dari pendidikan yang saya jalani di NASA maupun dari Upline saya.
Benar-benar peluang bisnis yang luar biasa.. Modal kecil, mudah menjalankannya, tapi memiliki potensi penghasilan yang tak terbatas.
Nah, Bagaimana cara bergabung di bisnis ini? Silahkan hubungi kami

Susu Kambing Etawa – Sehat dan Bergizi

Susu Kambing Etawa
Susu Kambing Etawa adalah salah satu produk hewan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain mengandung nilai gizi tinggi, Susu kambing juga terbukti dapat membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit seperti TBC (Tuberculosis), flek paru-paru, gangguan pencernaan, asam urat, alergi, thalasemia, disfungsi seksual dan lain-lain. Hal ini bisa dibuktikan pada kaum pria asal timur tengah rata-rata sering minum susu kambing dan jarang terjangkit penyakit TBC dan Impotensi.
Berdasarkan penelitian komposisi gizi susu kambing mendekati komposisi gizi susu ASI. Dalam tiap 100 gram susu kambing mengandung 3%–4% protein, 4%–7% lemak, 4,4% karbohidrat, 135 mg kalsium dan 111 mg fosfor. Molekul lemak susu kambing bersifat homogeny dan jauh lebih kecil dibandingkan molekul susu sapi. Oleh karena itu susu kambing lebih mudah dicerna oleh alat pencernaan manusia sehingga tidak menyebabkan diare.
Berdasarkan hasil penelitian Small Ruminant Production System Network for Asia (SRUPNA) adalah salah satu jaringan penelitian dan pengembangan ternak kambing domba di Asia.  Susu kambing sangat potensial untuk perbaikan nutrisi karena tidak menyebabkan Lactase Intolerance. Lactase Intolerance merupakan tingkat kepekaan lambung terhadap lactose sehingga dapat menyebabkan diare bagi yang tidak biasa mengkonsumsi susu. Selain itu susu kambing juga mempunyai kandungan fluorin yang bersifat antiseptic dan pelindung paru-paru.

Konsumsi Susu Kambing Etawa

Bagi susu kambing yang belum dipasteurisasi dapat dilaukan proses dengan cara pasteurisasi sederhana dijamin mutu dan kandungan gizinya tidak rusak. Jika susu dikemas dalam plastic tahan panas dan susu dalam keadaan cair dapat dilakukan dengan cara merebus, ditim atau dikukus hingga suhu 70 – 75o C kemudian diamkan selama 3 menit setelah itu susu siap diminum.
Jika susu dikemas dalam keadaan beku (frozen) susu harus dicairkan lebih dahulu dengan cara perendaman menggunakan air  biasa. Penyajian dapat dikombinasikan dengan penambahana rasa atau aroma sesuai dengan selera anda, seperti madu, telur, coklat, jahe, sirup atau ekstrak buah-buahan.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal  dalam perawatan atau pengobatan kesehatan disarankan dikonsumsi secara rutin pagi dan malam minimal @ 200 ml
Bagaimana dengan Anda? Mudah-mudahan bermanfaat..

Cara Mengetahui Kualitas Air Budidaya


Cara Mengetahui Kualitas Air Budidaya
Dalam usaha budidaya perikanan, baik tambak maupun kolam, kualitas air budidaya merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan budidaya. Maka dari itu, harus dijaga kualitasnya mulai dari awal sampai akhir pemeliharaan. Tentunya agar ikan yang kita budidayakan bisa hidup dengan baik, tidak pernah mengalami stress dan mempunyai pertumbuhan yang normal.
Nah, Bagaimana cara mengetahui kualitas air budidaya kita? Untuk mengetahui berbagai parameter kualitas air secara pasti, tentu saja dengan bantuan alat yang sesuai. Akan tetapi, kebanyakan petani ikan belum memiliki alat tersebut. Oleh karena itu, artikel ini akan mencoba mengulas cara mengetahui kualitas air secara sederhana. Tentu saja dengan tingkat keakuratan yang masih kalah jika dibandingkan dengan menggunakan alat, namun cara ini sudah bisa menjadi solusi dari ketiadaan alat tersebut.

Cara Sederhana Mengetahui Kualitas Air Budidaya

Salah satu cara mudah dan murah dalam menentukan kulaitas air adalah dengan melihat langsung perubahan tingkah laku ikan di  air saat pengontrolan kolam. Bila ikan terlaku sering menyembul ke permukaan, dapat dipastikan bahwa jumlah kandungan oksigen terlarut dalam kolam dalam kondisi rendah. Kondisi itu dapat diperbaiki dengan mengganti atau menambah air kolam. Cara lain untuk mengetahui jumlah oksigen terlarut dapat diketahui dengan melemparkan potongan kayu yang diberi warna merah atau cat merah ke dalam air dan dibiarkan selama kurang lebih 30 – 60 menit.  Jika terdapat bintik-bintik kotor pada kayu tersebut bisa dipastikan kendungan oksigen terlarut dalam air berkisar 0,1 – 2 mg/l, artinya oksigen terlarut dalam air tersebut hanya cukup untuk kebutuhan oksigen ikan tersebut. Kondisi ini sedikit banyak akan berpengaruh meskipun beberapa ikan memiliki kemampuan mengambil oksigen dari udara bebas (gurami, lele).
Untuk mengukur pH secara sederhana adalah dengan menggunakan kertas lakmus atau melihat permukaan air dibagian pinggir kolam. Jika terdapat endapan atau seperti busa berwarna merah di pinggir kolam, maka bisa disimpulkan bahwa air kolam mempunyai pH yang rendah (kondisi asam), sehingga memerlukan kapur untuk menetralkannya.
Ada lagi cara biologis yang dapat dilakukan, yaitu dengan melihat langsung apakah di air kolam terdapat ikan seribu (Lebistus reticulatus). Ikan seribu ini berukuran kecil namun hidupnya bergerombol, dan mampu hidup di hampir semua perairan. Bila dalam suatu perairan ditemukan ikan seribu, maka dapat dijadikan tanda bahwa perairan tersebut bisa digunakan untuk budidaya ikan.
Untuk mempertahankan kualitas air budidaya tetap baik dan seimbang, perlakuan Teknologi Organik NASA yaitu TON sangat diperlukan. Aplikasi pada awal budidaya berfungsi untuk menetralkan berbagai racun sisa budidaya sebelumnya, sedangkan aplikasi selama budidaya ke air kolam berfungsi untuk menjaga kualitas kolam.

Jamur – Insektisida Hayati Ramah Lingkungan

Jamur insektisida hayati
Upaya pengendalian hama dalam dunia pertanian dengan cara biologi atau disebut juga pengendalian hayati ternyata mendapatkan perhatian yang cukup bagus. Sebagaimana kita ketahui, sekarang ini masyarakat sudah lebih cenderung ingin menikmati hasil-hasil pertanian yang organik atau bebas dari residu bahan kimia. Hal itu menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat semakin tinggi akan bahaya dan pengaruh negatif dari penggunaan pestisida kimia, baik itu terhadap manusia ataupun lingkungan. Resurgensi hama, resistensi hama, munculnya hama kedua serta terbunuhnya musuh alami (hama bukan sasaran) merupakan beberapa dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia yang kurang bijaksana.

Jamur sebagai Insektisida Hayati

Jamur Entomopatogenik (jamur yang memakan hama) dan jamur Antagonis (jamur yang memakan jamur) merupakan beberapa jenis agens hayati yang bisa dimanfaatkan dalam upaya pengendalian hayati. Beberapa alasan kenapa jamur tersebut bisa menjadi pilihan sebagai pengendali hayati karena jamur-jamur tersebut mempunyai kapasitas reproduksi yang tergolong tinggi, mempunyai siklus hidup yang pendek, dapat membentuk spora yang mampu bertahan lama di alam bahkan dalam kondisi ekstrim. Disamping itu juga relatif aman digunakan, sangat pilih-pilih, cukup mudah diproduksi, cocok dengan berbagai insektisida, dan kemungkinan menimbulkan resistensi hama sangat kecil. Perlu kita ketahui juga bahwa di beberapa negara maju seperti Rusia telah digunakan secara rutin dan meluas, diantaranya menggunakan Beauveria bassiana untuk mengendalikan Colarado potato beetle (Laspeyresia pomonella), Penggerek umbi Kentang.
Keberhasilan penggunaan Jamur Insektisida Hayati di lapangan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban, jumlah spora (viabilitas dan virulensinya) yang disemprotkan, sehingga memungkinkan spora sampai sasaran cukup banyak. Selain itu kita juga perlu mengetahui biologi hama atau daur hidupnya agar dapat kita ketahui waktu penyemprotan yang lebih tepat. Waktu penyemprotan harus benar-benar tepat, sebaiknya aplikasinya pada waktu men­dung atau sore hari, bukan pada waktu matahari sedang terik.
Daya hidup (Viabilitas) spora jamur entomopatogenik dan jamur antagonis dipengaruhi oleh faktor suhu, kelembaban, pH, radiasi sinar matahari dan senyawa kimia seperti nutrisi dan pestisida. Hal ini penting untuk dipelajari, sebab syarat suatu patogen berhasil baik digunakan sebagai agensia pengendali hama yaitu harus memiliki viabilitas dan virulensi (daya bunuh) yang tetap terpelihara atau tinggi.
Salah satu jamur entomopatogenik adalah Beuaveria bassiana, ( Natural BVR ) dan jamur antagonis adalah Gliocladium sp, Trichoderma sp. ( Natural GLIO ) yang dikeluarkan oleh PT. Natural Nusantara, satu-satunya agens hayati yang telah mendapatkan sertifikat dari komisi pestisida. Natural BVR sangat bagus untuk mengendalikan wereng, walang sangit, penggerek batang padi dan kakao, penggerek buah kopi dan kakao. Sedang Natual GLIO untuk mengendalikan penyakit layu baik Fusarium (jamur) atau Xanthomonas sp dan Pseudomonas sp. (bakteri) dan bisa mengendalikan penyakit akar gada pada kobis dan akar putih pada tanaman perkebunan (kakao, karet, sawit, sengon, kopi, teh dan kina).
Mudah-mudahan tulisan mengenai jamur sebagai insektisida hayati ini bermanfaat bagi para petani Indonesia.

Membuat Benih Padi Ber-Teknologi Organik NASA


Bertepatan dengan masuknya musim tanam padi di sebagian wilayah di Indonesia, kali ini Stockist Nasa akan menyajikan Langkah membuat benih padi ber-teknologi organik NASA. Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam budidaya tanaman pad, benih yang unggul mempunyai peran yang sangat penting karena kualitas benih merupakan faktor penentu suksesnya budidaya tanaman padi. Sebaik apapun perawatan yang kita lakukan pada tanaman padi kita, tidak akan ada gunanya apabila kita menggunakan benih yang sangat jelek.Cara membuat benih padi teknologi organik nasa
Saat ini di pasaran sangat banyak beredar berbagai macam benih padi, akan tetapi apakah semua benih tersebut berkualitas? Tidak bisa dipungkiri bahwa kita sering menemukan kejadian di lapangan, walaupun telah banyak yang menggunakan benih bersertifikat dan juga berlabel, akan tetapi setelah ditanam hasil yang didapat kurang memuaskan. Yah, jaman sekarang ini, apa sih yang tidak bisa dicurangin? apalagi proyek benih.

Langkah Pembuatan Benih Padi Ber-teknologi Organik NASA

Gunakan Benih Padi Berlabel Putih/Ungu
Langkah Pertama dan Utama dalam membuat benih padi unggul yaitu kita harus memiliki benih padi berlabel putih yang bisa kita dapatkan di balai benih padi setempat. Kalau benih berlabel putih tersebut sulit kita dapatkan, bisa juga kita gunakan benih yang berlabel ungu yang bisa kita dapatkan di kios-kios pertanian. Kebutuhan benih sekitar 25 Kg/ha.
Siapkan Lahan untuk Persemaian
Langkah kedua, menyiapkan lahan untuk menanam padi tersebut. Agar kemurniannya terjaga, Lahan tersebut harus terisolasi dengan tanaman padi yang lain. Jarak antar lahan dan tanaman padi yang lain minimal 10 m. Atau paling enak kalau kita menanamnya berbeda waktu dengan tanaman padi yang lain. Terserah saja caranya yang penting jangan sampai waktu pembungaannya sama.
Lakukan Seleksi pada Benih
Sebelum kita melakukan penyemaian benih, sebaiknya kita lakukan seleksi terlebih dulu dengan menggunakan air garam atau air abu sebagai media perendaman benih. Kita buang benih yang mengapung, Gunakan benih yang terendam. Setelah benih sudah terseleksi, rendam benih yang bagus tersebut dengan air bersih ditambah Pupuk Organik Cair NASA selama 24 jam dan tiriskan selama 24 jam pula. Namun jika calon akar belum ada 0,5 cm pemeraman bisa diperlama 24 jam lagi.
Proses Persemaian
Lahan persemaian kita siapkan seperti biasa dengan luas kurang lebih 20 % dari luas lahan. Cara pembuatan bibit seperti padi biasa, hanya yang harus diperhatikan adalah saat bibit padi umur 1 minggu sebaiknya semprot Pupuk Organik Cair NASA + HORMONIK + pestisida organik PESTONA secukupnya. Dan saat bibit satu minggu menjelang tanam sebaiknya kita aplikasi pestisida organik BVR dan CORRIN, agar saat penanaman nanti tidak ada hama dan penyakit yang terbawa ke pertanaman.
Pengolahan Lahan
Pada saat pengolahan tanah luku garu sebaiknya ditaburi Dolomit ditambah pupuk organik padat SUPERNASA dan Phospat (TSP atau SP-36).
Penanaman Benih
Cara penanaman benih padi unggul yang baik adalah harus memperhatikan jarak tanam, yaitu jangan kurang dari 22 cm. Dan gunakan sistem tanam legowo 2 : 1 atau maksimal 4:1. Tanam harus umur muda, kurang dari 18 hss (hari setelah semai). Saat penanaman jangan terlalu dalam. Gunakan cara tanam jiwir 2-3 batang per lubang. Inilah kunci untuk meningkatkan produksi benih padi unggul.
Pemeliharaan Tanaman
Dalam pemeliharaan yang paling penting adalah pengairan yang berselang, yaitu pemberian air dan buang air sampai tanah agak mengering. Tanaman jangan selalu direndam air. Pemupukan gunakan NPK 300 kg/ ha dan tambahkan urea 100 kg/ha atau sesuaikan kebutuhan dengan menggunakan bagan warna daun. Pemupukan bisa diberikan 2 kali ataupun 3 kali. Penyemprotan Pupuk Organik Cair NASA dan HORMONIK atau GREENSTAR tiap 1-2 minggu sekali dan bisa dicampur dengan pestisida organik seperti PESTONA, BVR dan CORRIN.
Penyortiran
Ketika tanaman benih padi unggul telah berbuah maka perlu dilakukan penyortiran, hal ini berguna untuk meningkatkan kemurnian benih. Penyortiran dilakukan dengan cara membuang/ memangkas bulir-bulir padi yang berbeda varietasnya. Pemangkasan juga dilakukan terhadap jenis gulma yang se-famili dengan padi.
Ada trik juga untuk memantapkan pengisian bulir, yaitu dengan cara menambahkan pupuk NPK ditambah pupuk organik padat POWER NUTRITION ketika bulir padi telah masak susu. Hal ini berfungsi untuk memperlama proses pengisian dan memundurkan masa panen.
Pemanenan
Pemanenan benih padi unggul dilakukan jangan bersamaan dengan tanaman padi konsumsi. Hal ini bertujuan agar supaya benih tidak tercampur dengan benih lain. Gunakan sabit yang bergerigi dan taruh potongan malai pada terpal atau karung bekas. Pemanenan dilakukan saat padi menguning sekitar 90 %.
Penjemuran
Penjemuran calon benih padi unggul sebaiknya tidak dilakukan dilantai jemur, tapi harus diberi alas terpal atau anyaman bambu. Penjemuran sebaikknya dilakukan saat pagi hari sekitar jam 07.00 sampai jam 10.00 dan sore hari sekitar jam 14.30 sampai jam 17.00. Keringkan sampai kadar air sekitar 14-12 %. Sebelum digunakan untuk benih sebaiknya benih padi unggul dilakukan stagnasi dulu (disimpan dalam karung) sekitar 1-2 minggu. Setelah proses stagnasi bibit padi unggul siap digunakan.
Itulah beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam membuat benih unggul padi ber-teknologi organik NASA, mudah-mudahan bermanfaat untuk meningkatkan pertanian Indonesia.

Konsep Pengelolaan Hama Terpadu


Konsep Pengelolaan Hama Terpadu
Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) merupakan suatu cara pendekatan berdasarkan pertimbangan ekonomi, ekologi dan sosial dalam rangka pengelolaan agro ekosistem secara keseluruhan.
Dalam berbudidaya kita tidak pernah terlepas dari masalah organisme pengganggu tanaman (OPT) yaitu Hama, Penyakit dan Gulma. Permasalahan tersebut menjadi sebuah dilema bagi petani sampai akhirnya kebanyakan petani memilih pestisida kimia untuk memberantas OPT tersebut tanpa memperhatikan akibat yang akan dialaminya seperti Resistensi (kekebalan hama), Resurjensi (ledakan hama), ledakan hama sekunder, matinya musuh alami seperti burung, belalang, ular.

Teknik Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

  1. Teknik Agronomi
    Misalnya dengan pengolahan tanah, irigasi, pemberoan (istrirahatkan lahan), pergiliran jenis tanaman, tanam serentak, pengaturan jarak tanam, pemupukan yang berimbang (makro dan mikro)
  2. Teknik Varietas TahanMisalnya dengan ketahanan genetik dan ketahanan ekologi (lingkungan)
  3. Teknik Fisik dan Mekanik
    Misalnya dengan penggunaan lampu perangkap, penggunaan metilat lem, gelombang suara, boneka sawah, pengambilan secara manual, serta pemasangan perangkap untuk pengusiran hama.
  4. Teknik Pengendalian Hayati
    Adalah pengendalian dengan penggunaan musuh alami menggunakan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan baik yang berasal dari tanaman maupun dari makhluk hidup.
  5. Teknik Pengendalian Kimiawi
    Teknik ini menggunakan pestisida kimia. Teknik penanggulangan secara kimia tetap digunakan, tetapi sebagai alternatif terakhir jika semua teknik pengendalian non kimiawi tidak mampu dan pada taraf yang merugikan.
Pengendalian HPT dengan pestisida kimia harus memperhatikan efektifitas dengan mempertimbangkan:
  1. Tepat Jenis
  2. Tepat Dosis
  3. Tepat konsentrasi
  4. Tepat waktu
  5. Tepat cara
  6. Tepat sasaran

Konsep Pengendalian Hama Terpadu

Hal terpenting dalam konsep PHT adalah Monitoring (pengamatan) yang dilakukan minimal satu kali dalam seminggu, sehingga petani dapat memutuskan secara tepat kapan dan dimana penggunaan pestisida kimia harus dilakukan. Pengamatan tersebut meliputi keadaan hama, populasi hama, musuh alami, pertumbuhan tanaman, cuaca, iklim, dan lain-lain.
Produk NASA berfungsi dan digunakan pada tahap Pengendalian Hayati, sehingga lebih diprioritaskan sebelum penggunaan pestisida kimia yang merupakan alternatif terakhir dalam Pengelolaan Hama Terpadu.

Perawatan Alat Semprot Punggung (Sprayer)

Alat semprot punggung (Sprayer), alat yang sering digunakan oleh petani kita untuk menyemprot pupuk atau pestisida dilapangan. Untuk menjaga keawetan Sprayer, diperlukan perawatan rutin. Di bawah ini adalah 7 hal penting yang perlu diperhatikan dalam perawatan agar sprayer kita lebih awet.

Cara Merawat Alat Semprot Pertanian

1. Pakai dan gunakan sprayer sesuai dengan peruntukannya. Hindari pemakaian yang tidak perlu dengan sprayer, semisal mengaduk larutan campuran dengan stik sprayer, mencampur larutan didalam tangki sprayer dengan cara menggoyang tangki sprayer kuat.
2. Sering melihat / cek bagian yang sering rawan rusak, segel/packing yang sering aus, pengatur / kran yang sering kotor dan aus, spuyer yang sering digunakan sering membesar dengan sendirinya, katup macet karena kurang pelumas.
3. Sebelum digunakan akan lebih baik cek kebocoran kebocoran dan lakukan segera perbaikan bila itu hanya perbaikan ringan, jangan menunggu benar benar rusak.
4. Segera ganti spare part yang rusak dengan yang baru di toko pertanian terdekat agar kerusakan tidak merembet.
5. Gunakan air yang bersih untuk bahan pelarutnya, saat melakukan penyemprotan.
6. Sebelum disimpan cuci berulang kali,cuci pertama, masukkan air bersih dan kocok kocok seperlunya dan buang airnya. Cuci kedua, masukkan air bersih dan buang lewat spuyer, dan buang sisa air dalam tangki.cuci ketiga, masukkan air bersih dan setengah tutup AERO 810, kocok sebentar dan buang lewat spuyer dan buang sisa air dalam tangki .keringkan, dan lumasi bagian yang bergerak seperti piston dengan minyak kelapa.Simpan dengan kondisi miring atau terbalik.
7. Ingat ingat, tangki yang tidak dirawat tentu saja akan lebih cepat mengalami kerusakan.
Manfaat AERO 810, selain sebagai bahan perekat, perata dan pembasah ternyata membantu petani merawat tangki. Kondisi tangki tetap terjaga dengan baik, proses penyemprotan lancar dan hasil memuaskan.
Nah, itulah beberapa hal penting dalam cara merawat alat semprot pertanian agar lebih awet dan kegiatan penyemprotan lebih lancar.